Temans, saya sudah mengalami puasa puluhan kali,
sejak kelas 1 SD sampai Ramadhan kemarin usia saya 31 tahun, dan baru
Ramadhan ini saya merasakan puasa yang paling enak sepanjang hidup
saya....Serius...!
Puasa kok sama sekali enggak lemas, enggak
kehausan, Enggak melilit kelaparan, enggak ngantuk-ngantukan....wah
pokoknya stamina masih full power !!
Penasaran mau nyoba...? Begini step-step mudahnya :
::: SAHUR :::
1. MINUM AIR PUTIH + HERBAL ALOE CONCENTRATE
Aktivitas
ini saya lakukan begitu bangun tidur, saya ambil ambil gelas kira-kira 1/2 liter air, saya tambahkan Aloe 3 tutup
botol dan bismillah...saya minum sampai habis. Perut rasanya enak
sekali, dan buru-buru ke belakang....
2. MINUM TABLET " FI-CELL-LI"
FI-CELL-LI adalah singkatan dari "Fiber & Herb" ,Cell-U-Loss & Lipo-Bond .
Saya makan tablet-tablet ini 2 Fiber, 1 Lippo-Bond dan 1 Cell-U-Loss, sekalian minum air putih 1 gelas
3. MAKAN SAHUR DENGAN "SHAKE" (Air 250 + 3 Sendok Shake)
Nha..inilah inti dari diet sehat saya selama puasa.
Caranya
gampang kok tinggal masukkan AIR DINGIN (Harus air dingin ya...jangan
pakai air anget atau panas) kedalam blender 250cc kemudian tambahkan 3
sendok takar Shake (Ingat ya...3 Sendok...!! ), terus di blender sekitar
2 menit, jadi deh tinggal minum...
Kalau lagi
enggak sempat ngeblender, bisa pakai gelas kocokan (gelas Shaker) kocok
terus sampai nyampur, baru diminum.
Rasanya
enaak sekali...dan perut kenyang...dan akan lebih enak lagi kalau
dibuat seperti es krim, wah saya paling demen, caranya sama di blender,
tapi tahapannya seperti ini :
- Masukkan 150 cc air + 3 Sendok takar shake kedalam blender- Puter Blender sekitar 30 detik
- Masukkan 100 cc es batu, atau 5 kotak es dari kulkas
-
Puter Blender lagi blender sekitar 2 menit dan shake akan mengembang
deh, dan wow..enak sekali seperti es krim, dan rasanya lebih kenyang.
4. MAKAN BUAH-BUAHAN SEGAR dan SAYURAN REBUS
Rasanya
sahur masih belum nendang..? Jangan khawatir boleh makan banyak sayuran
rebus segar tanpa santan, dan buah-buah segar macam Apel, Jeruk,
Nanas,Melon pokoknya yang rendah kalori....
5. BIKIN TEH HERBALIFE (NRG+Thermojetic+Aloe)
Subuh masih 30 menit lagi..? sambil nunggu subuh tanda waktu sahur usai kita minum-minum teh ya, cara membuatnya gampang
Sudah
langsung tahu kan cara membuat teh yang terbaik...? Yak...tuangkan air
panas atau hangat (air dingin boleh saja, tapi menurut saya lebih enak
yang panas/anget) ketempat air, dan tambahkan :
1
sendok takar kecil NRG + dan 1 senok takar kecil THERMOJETIC atau
sering disebut juga HERBAL CONCENTRATE + 5 tutup Herbal Aloe.
Jadi
deh..teh sebanyak 2 liter ini bisa diminum bersama suami,
masing-masing 1 liter asyik kan..? Kalau masih single atau dietnya
sendirian membuatnya setengahnya saja, agar tidak kebanyakan...
Sudah selesai acara sahurnya.... jadi Ingat, Makan Sahur tidak pakai Nasi ya..!!
Insya
Allah yang sudah saya alami, dengan hanya sahur begini sederhana
ternyata badan fit sekali, diantara yang saya rasakan misalnya :
- Sehabis sahur shalat subuh enggak merasa ngantuk
- Dibawa olah raga jogging pagi, atau jalan cepat 60 menit enggak merasa haus
- Enggak merasa kelaparan atau lemas, dan stamina sampai sore masih fit
- Siang enggak merasa males-malesan, full power terus
::: WAKTU MAGHRIB TIBA :::
Waktu buka puasa tiba..saatnya buka sehat, menu untuk orang yang pengin badannya langsing ideal adalah :
A. BIKIN TEH HERBALIFE (NRG+Thermojetic+Aloe)
Caranya seperti nomor 5 diatas.
Teh ini dibuat sebelum bedug maghrib dan pada saat bedug berkumandang minumlah segelas teh herbalife ini bersama 1 sd 2 Sendok makan madu murni, wah cara buka puasa yang aneh dan sehat sekali ya...
B. MINUM TABLET " FI-CELL-LI"
Caranya seperti no.2 diatas
C. MAKAN SAHUR DENGAN "SHAKE" (Air 250 + 3 Sendok Shake)
Caranya seperti Nomor 3 diatas
Acara
buka puasa sedah selesai...kita tinggal jama'ah ke Masjid, dan sambil
menunggu Isya kita boleh makan Jus Buah tapi jangan pakai gula, atau
konsumsi buah2 segar rendah kalori...
::: SETELAH ISYA' & TARAWIH :::
I. MINUM TABLET " FI-CELL-LI"
Caranya seperti no.2 diatas
II. MAKAN MALAM
Acara makan malam tiba, dan makannya setelah tarawih ya...dan makannya juga yang sehat jangan kebanyakan gorengan dan santan
III. MINUM TEH HERBALIFE SAMPAI HABIS + AIR PUTIH paling tidak 8 sd 12 gelas
Lihat no: 5 dan no urut : A diatas
IV. MINUM SEGELAS AIR PUTIH + HERBAL ALOE CONCENTRATE
Minumlah
minuman sehat ini sebagai penutup pemasukan ke tubuh kita, dan tidur
deh...besok pagi sahur lagi yang sehat, sahur ala herbalife....
Bagaimana....?
Ternyata
untuk menjadi sehat, badan ideal, tidak sulit kan..? Dan yang pasti
istri-istri jadi semakin santai kerjanya, enggak perlu grubak-grubuk
masak, sementara bapak-bapak masih pules tidur, entar masakan matang
bapaknya dibangunin malah bersungut-sungut... makanannnya enggak
enak...yang ini..yang itu....kalau pakai sahur sehat ini dijamin enak
sahurnya, fit badannya, dan semoga diterima oleh Allah amal
puasanya....Amiin..
Sekian tips sehat saat puasa ala herbalife..
Salam Hangat
Product Makanan Nutrisi yang membantu turun/naik berat badan & pemulihan kesehatan Anda. Untuk konsultasi dan pemesanan Hubungi Dewi: 081283095346 BB 29F1A0CA
Tampilkan postingan dengan label puasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puasa. Tampilkan semua postingan
Senin, 08 Juli 2013
Minggu, 07 Juli 2013
Puasa, Jadi Gendut Atau Kurus ?
Kalo aku yang di tanya, pasti aku akan menjawab, " kurus donk..."
Ini sih jawaban berdasar pengalaman pribadiku. Di keluarga kami sudah
jadi hal biasa bahwa puasa selama sebulan penuh memang akan membuat
berat badan jadi turun beberapa kilo. Bagiku, ini malah sebuah nilai
plus dari puasa ramadhan. Jika hari-hari biasa, menurunkan berat badan
adalah hal yang teramat sulit bagiku, tapi dengan berpuasa di bulan
ramadhan alhamdulillah, biasanya berat badanku bisa turun 2-3 kilo lho.
Wuah..seneng banget deh rasanya...badan terasa jadi lebih ringan...:)
Selama puasa, kita tidak makan dan minum selama kurang lebih 14 jam.
Selama itu pula, tubuh akan mengambil cadangan lemak yang ada dibadan
kita untuk digunakan sebagai energi saat kita beraktifitas di bulan
puasa. Jika pola makan selama bulan puasa di jaga dengan baik, bisa di
pastikan puasa memang bisa mengurangi berat badan.
Tapi bagaimana jika yang terjadi malah sebaliknya.. bagaimana kalo ada
sebagian orang yang mengeluhkan bahwa selama puasa berat badan malah
jadi naik...nah lo...yang salah puasanya atau pola makannya...?
Sebenarnya prinsip utamanya itu simpel banget. Jika asupan kalori yang
masuk ke tubuh melebihi apa yang kita keluarkan, di pastikan kita akan
jadi gemuk. Begitupun sebaliknya. Jadi, kalo puasa tubuh malah makin
gendut, mungkin karena apa yang kita makan memang porsinya tak sebanding
dengan aktifitas yang kita lakukan. Puasa bukanlah alasan bagi kita
untuk bermalas-malasan di siang hari. Tubuh sebaiknya tetap beraktifitas
seperti biasa. Beberapa pakar kesehatan berpendapat, aktifitas yang
kita lakukan saat berpuasa justru bisa berperan sebagai sarana
detoksifikasi atau mengeluarkan zat-zat racun dalam tubuh.
Puasa yang di lakukan sesuai ajaran rosul, seperti berhenti makan
sebelum kenyang, atau berbuka dengan makanan secukupnya, akan membuat
tubuh semakin sehat. Tapi jika saat buka puasa malah di jadikan ajang
balas dendam makan, ya jangan berharap kalo puasa bisa bikin kurus. Yang
ada malah berat badan akan semakin naik kan ?
Beberapa kebiasan salah yang membuat tubuh semakin gendut saat puasa adalah :
- Terlalu banyak makanan manis saat berbuka
- Mengkonsumsi makanan berlemak atau goreng-gorengan secara berlebihan
- Kurangnya asupan serat
- Tidur setelah makan sahur
- Malas berolahraga ataupun beraktifitas fisik
Nah, menjadi kurus atau gendut saat puasa semuanya tergantung pola makan kita masing-masing kan... Hayo mau pilih yang mana ?
Pengujian, Apakah Anda Masuk Kategori Gemuk?
kita merasa baik-baik saja dengan bentuk tubuh kita, seperti tidak ada perubahan dengan bentuk tubuh kita. Bahkan masih dengan penuh percaya diri mengatakan bentuk badan masih langsing atau tidak gemuk. Namun dalam kenyataannya kurang percaya diri ketika harus membuktikan dengan menimbang berat badan. Belum lagi terdapat seseorang yang mengatakan pada kita "Hai ...Kok kamu makin gemuk yah!"...Meski kadang kala kita menjawab dengan 1001 alasan sebagai pembelaan dan meyakinkan bahwa kita baik-baik saja. Tapi tidak sedikit dari kita merasa terusik dengan komentar tersebut, merasa kaget. Apa yang akan Anda lakukan? Berlari mencari timbangan? Cuek saja? atau merasa seolah-olah dunia akan runtuh akibat kegemukan atau obesitas. Jika Anda merasa hal tersebut kemudian bila ada kesempatan bergegas mencari timbangan, ketika ditemui berat badan sudah naik sekian kilo dan merasa sedikit tertekan dan ada sedikit rasa tidak mau menerima kenyataan jika sudah tergolong kategori gemuk. Anda bukanlah satu-satunya orang wanita yang merasakan hal demikian, banyak diantara kita yang mengalami hal tersebut termasuk diriku. Teman-teman sering menyebutnya dengan “Lalai Syndrome”, hal tersebut sering terjadi diakibatkan beberapa hal, diantaranya adalah sebagai berikut:
- Terlalu sibuk dengan rutinitas hingga tidak memiliki waktu untuk memperhatikan penampilan atau bentuk tubuh.
- Terlalu sering membeli pakaian yang 1 inci lebih longgar, sehingga tidak merasa jika ukuran tubuh mulai membengkak.
- Berada di lingkungan pergaulan orang-orang yang memiliki tubuh lebih gemuk dari pada kita sehingga sering merasa paling kurus. Akibatnya tidak merasa jika tubuh mulai melar.
- Kepercayaan diri tingkat wahid dan merasa bentuk tubuh akan tetap stabil meski makan sedikit berlebihan.
- Sulit menerima kenyataan dan selalu mencari berbagai alasan sebagai pembelaan, meski banyak sekali orang disekitar kita mengatakan hal tersebut.
Banyak
cara yang dapat dilakukan untuk mengetahui kita mengalami kegemukan
atau ciri-ciri kegemukan atau ciri obesitas. Berikut merupakan cara
mengetahui apakah Anda tergolong kegemukan yang paling sederhana:
Bercermin dan perhatikan bagian tubuh Anda seperti pipi, lengan, pinggul, pinggang, dan paha.
- Cubit bagian lengan dalam (atas) dengan ibu jari dan telunjuk. Jika tebalnya lebih dari 2,5 Cm berarti Anda masuk kategori gemuk.
- Pakaian yang Anda beli tiga bulan yang lalu sudah tidak cukup lagi.
- Merasa badan semakin berat dan terlalu cepat lelah ketika beraktivitas.
- Ada kalanya kegemukan yang terjadi di sekitar perut dapat menyebabkan organ bekerja dengan tidak baik.
- Ukur tinggi dan berat badan Anda. Apakah tergolong ideal atau tidak. Caranya: (Tinggi badan-100)-(10% dari hasil pengurangan) = berat badan ideal
- Ukurlah lingkar pinggang Anda. Ukuran maksimal lingkar pinggang (pria) 95 Cm, (wanita) 80 Cm.
- Sering merasa sulit untuk menahan hawa nafsu untuk makan atau ngemil makanan ringan, atau hobby makan makin menggila.
Jadi
sebaiknya sebelum terlanjur semakin gendut atau mengalami obesitas,
maka kenali dulu tubuh kita dan selalu diet gizi seimbang dan berpola
hidup yang sehat. Sehingga kita jauh dari kategori kegemukan atau
obesitas.
Sambil Puasa, Juga ber-Diet
Setiap orang pasti ingin sehat, karena sehat adalah karunia terbesar setelah Iman. Banyak orang mengorbankan kesehatannya demi uang; tetapi ketika datang sakit, ia rela menghabiskan semua uangnya untuk sehat.
Puasa konon juga dapat dimanfaatkan untuk diet menurunkan berat badan. Kendati demikian, kita perlu mengatur strategi yang tepat agar tak sembarang melakukan diet.
Pada saat berpuasa, terjadi pembongkaran cadangan makanan yang berupa lemak viseral dan otot dalam tubuh. Jika selama 30 hari diambil, tubuh akan kehilangan beberapa kilogram berat. Normalnya, tubuh akan mengalami penurunan berat badan dari 0,5 hingga 3 kg dalam sebulan.
Penyesuaian tubuh
Pada 10 hari pertama puasa, terjadi perubahan pola makan dan organ pencernaan akan melakukan adaptasi. Adaptasi ini akan mempercepat metabolisme sehingga berat badan akan mudah turun di 10 hari pertama. Upayakan untuk terus menjaga pola makan saat berbuka puasa lebih terkontrol. Pilih jenis makanan yang tak terlalu padat karbohidrat, dan cukup mengandung serat sehingga berat badan tetap stabil.
Pada 10 hari pertama puasa, terjadi perubahan pola makan dan organ pencernaan akan melakukan adaptasi. Adaptasi ini akan mempercepat metabolisme sehingga berat badan akan mudah turun di 10 hari pertama. Upayakan untuk terus menjaga pola makan saat berbuka puasa lebih terkontrol. Pilih jenis makanan yang tak terlalu padat karbohidrat, dan cukup mengandung serat sehingga berat badan tetap stabil.
Tetap melakukan sahur
Biasakan menyantap sahur mendekati waktu imsak sehingga energi yang tersimpan menjadi lebih awet. Meng-akhir-kan sahur juga adalah salah satu dari sunah Nabi.
Biasakan menyantap sahur mendekati waktu imsak sehingga energi yang tersimpan menjadi lebih awet. Meng-akhir-kan sahur juga adalah salah satu dari sunah Nabi.
Sebelum mulai menyantap hidangan sahur, usahakan meminum segelas minuman manis dahulu. Tujuannya agar kandungan glukosa dapat memenuhi kebutuhan tubuh selama berpuasa. Lalu, asup sumber karbohidrat secukupnya dengan lauk lengkap beserta sayur dan sumber protein/lemak. Makanan dengan cukup serat serta lemak, menurut teori mampu bertahan 5 hingga 6 jam ke depan dibanding yang tidak.
Pilihlah jenis makanan yang lembut untuk berbuka
Awali menu berbuka dengan makanan yang lembut terlebih dahulu, jangan memakan makanan yang keras di awal. Ingat, saat berbuka organ pencernaan masih belum stabil.
Awali menu berbuka dengan makanan yang lembut terlebih dahulu, jangan memakan makanan yang keras di awal. Ingat, saat berbuka organ pencernaan masih belum stabil.
Hindari mengonsumsi makanan pedas, minuman bersoda dan makanan berat pada saat awal. Minuman bersoda dapat membuat perut terasa begah dan memicu gangguan pencernaan. Selain itu, makan makanan berat berisiko membuat pencernaan bekerja terlalu berat.
Minum sesuatu yang manis atau makan makanan ringan dan tidak mengandung es akan lebih baik didahulukan saat berbuka. Barulah setengah jam kemudian makan besar.
Ingat, jangan tunda makan makanan berat mendekati waktu tidur karena akan menumpuk sisa kalori yang diasup. Sebaiknya segera setelah makan makanan pembuka.
Dalam jeda waktu antara berbuka dengan sahur, Anda dapat mempersiapkan menu kudapan yang sehat seperti jus buah atau buah potong.
Tetap lakukan olah raga
Jenis olah raga ringan seperti jalan atau bersepeda statis dapat tetap dilakukan di bulan puasa. Namun jangan berolah raga setelah sahur, sebaiknya lakukan sebelum berbuka puasa. Ini akan menjaga tubuh tetap bugar dan aliran darah tetap terjaga.
Jenis olah raga ringan seperti jalan atau bersepeda statis dapat tetap dilakukan di bulan puasa. Namun jangan berolah raga setelah sahur, sebaiknya lakukan sebelum berbuka puasa. Ini akan menjaga tubuh tetap bugar dan aliran darah tetap terjaga.
Demikian sedikit tips sehat selama ber-puasa yang saya rangkum dari berbagai sumber, semoga bermanfaat, terutama bagi yang sedang program diet seperti saya :-)…Sambil Puasa, Juga ber-Diet. Selamat menunaikan Ibadah Puasa bagi yang menjalankan, semoga puasa kita berkah. Amin.
Langganan:
Postingan (Atom)

